Seorang murid sekolah dasar mendapat pekerjaan rumah dari gurunya untuk menjelaskan arti kata POLITIK. Karena belum memahaminya, ia kemudian bertanya pada ayahnya.
Sang Ayah yang menginginkan si anak dapat berpikir secara kreatif kemudian memberikan penjelasan, "Baiklah nak, ayah akan mencoba menjelaskan dengan perumpamaan, misalkan Ayahmu adalah orang yang bekerja untuk menghidupi keluarga, jadi kita sebut ayah adalah investor.
Ibumu adalah pengatur keuangan, jadi kita menyebutnya pemerintah. Kami di sini memperhatikan kebutuhan-kebutuhanmu, jadi kita menyebut engkau rakyat. Pembantu, kita masukkan dia ke dalam kelas pekerja, dan adikmu yang masih balita, kita menyebutnya masa depan.
Sekarang pikirkan hal itu dan lihat apakah penjelasan ayah ini bisa kau pahami?" Si anak kemudian pergi ke tempat tidur sambil memikirkan apa yang dikatakan ayahnya. Pada tengah malam, anak itu terbangun karena mendengar adik bayinya menangis. Ia melihat adik bayinya mengompol. Lalu ia menuju kamar tidur orang tuanya dan mendapati ibunya sedang tidur nyenyak. Karena tidak ingin membangunkan ibunya, maka ia pergi ke kamar pembantu.
Karena pintu terkunci, maka ia kemudian mengintip melalui lubang kunci dan melihat ayahnya berada di tempat tidur bersama pembantunya. Akhirnya ia menyerah dan kembali ke tempat tidur, sambil berkata dalam hati bahwa ia sudah mengerti arti POLITIK.
Pagi harinya, sebelum berangkat ke sekolah ia mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya dan menulis pada buku tugasnya: 'Politik adalah hal di mana para Pemilik dana memanfaatkan kelas Pekerja, sedangkan Pemerintah tertidur lelap, Rakyat diabaikan dan Masa Depan berada dalam kondisi yang memprihatinkan". print
gara-gara stomatitis aphtosa
gara-gara stomatitis aphtosa alias sariawan alias cawiwawan (sariawan yang coba diucapin sama orang yang lagi sariaawan.. apaan sih) udah seminggu ngga sembuh-sembuh nih, pertama sih cuma satu eh ngga lama beranak dia. jadi dua deh di atas bawah.. duh sakit sekaleee apa lagi kalo pengen senyum manis.. wahh (cewe-cewe harap sabar ya untuk beberapa saat gw ngga bisa kasi senyum manis hehe) print
What R U going right now?
Jika kamu pengguna facebook pasti tidak asing dengan kolom “what you are going right now?”, disitu kita bisa menulis apa yang sedang kita pikirkan apa yang sedang kita lakukan apa yang menjadi harapan apa yang menjadi doa dan semuanya dibuat untuk dapat dibaca oleh kawan-kawan kita bahkan oleh orang-orang yang melihat profil kita untuk kemudian mereka dapat mengomentari hal tersebut.
Gw sering menulis apa yang sedang terjadi, apa yang sedang terpikirkan dan hal-hal lainnya, dan acapkali beberapa teman berkomentar balik tentang hal yang gw tulis tersebut, tetapi dalam beberapa hari ini setiap komentar yang gw tulis selalu dikait-kaitkan dengan masa lalu gw, hal yang membuat gw terkadang risih membacanya came on man we not live in the past right, so don’t connect everything I wrote with my past.
Betul bahwa gw pernah mempunyai hubungan itu (dan gw ngga pernah menyangkal) tetapi sekali lagi itu cuma masa lalu dan ngga relevan aja rasanya menghubungkan apa yang terjadi sekarang dengan masa yang lalu.
Apa yang terjadi sekarang ngga bisa dikaitkan dengan masa lalu, terlalu banyak perubahan (waktunya sudah terlalu lama untuk dikaitkan) terlalu banyak cerita baru, terlalu banyak hal-hal baru yang mungkin teman-teman ngga mengerti. Enam bulan bukan waktu yang sebentar, bagi gw itu waktu yang cukup untuk mengubah seseorang. Untuk memulai sebuah cerita baru, terlepas apakah cerita tersebut berhubungan dengan yang lalu itu lain hal yang menjadi point utama sekarang apa yang terjadi sekarang tak serta merta menggambarkan kegudahan dan pemikiran-pemikiran di masa lalu, sekarang ya sekarang sedangkan dulu ya dulu.
Gw juga ngga akan melupakan hal-hal di masa itu, karena gw percaya masa lalu lah yang membangun gw sekarang, jika gw lebih baik itu karena masa lalu juga…. Tapi sekali lagi sudah terlalu banyak cerita dan terlalu banyak hal baru yang teman-teman mungkin ngga tahu dan mengerti. Jadi jangan dihubung-hubungkan lagi ya… kasian, nanti kupingnya panas lagi. Whehe…
PS: jika “kamu” sempat baca tulisan ini, satu hal yang perlu “kamu” tahu, sempat memiliki “kamu” sampai saat ini merupakan hal terindah yang pernah terjadi dalam hidup gw, tetapi kehilangan “kamu” sampai saat ini menjadi hal terbaik yang terjadi dalam hidup gw… oh ya satu lagi kalo “kamu” bilang gw sombong sekarang, tampaknya “kamu” belum benar-benar mengenal siapa gw ya… hehe. Keep thinking and go forward….
print
Gw sering menulis apa yang sedang terjadi, apa yang sedang terpikirkan dan hal-hal lainnya, dan acapkali beberapa teman berkomentar balik tentang hal yang gw tulis tersebut, tetapi dalam beberapa hari ini setiap komentar yang gw tulis selalu dikait-kaitkan dengan masa lalu gw, hal yang membuat gw terkadang risih membacanya came on man we not live in the past right, so don’t connect everything I wrote with my past.
Betul bahwa gw pernah mempunyai hubungan itu (dan gw ngga pernah menyangkal) tetapi sekali lagi itu cuma masa lalu dan ngga relevan aja rasanya menghubungkan apa yang terjadi sekarang dengan masa yang lalu.
Apa yang terjadi sekarang ngga bisa dikaitkan dengan masa lalu, terlalu banyak perubahan (waktunya sudah terlalu lama untuk dikaitkan) terlalu banyak cerita baru, terlalu banyak hal-hal baru yang mungkin teman-teman ngga mengerti. Enam bulan bukan waktu yang sebentar, bagi gw itu waktu yang cukup untuk mengubah seseorang. Untuk memulai sebuah cerita baru, terlepas apakah cerita tersebut berhubungan dengan yang lalu itu lain hal yang menjadi point utama sekarang apa yang terjadi sekarang tak serta merta menggambarkan kegudahan dan pemikiran-pemikiran di masa lalu, sekarang ya sekarang sedangkan dulu ya dulu.
Gw juga ngga akan melupakan hal-hal di masa itu, karena gw percaya masa lalu lah yang membangun gw sekarang, jika gw lebih baik itu karena masa lalu juga…. Tapi sekali lagi sudah terlalu banyak cerita dan terlalu banyak hal baru yang teman-teman mungkin ngga tahu dan mengerti. Jadi jangan dihubung-hubungkan lagi ya… kasian, nanti kupingnya panas lagi. Whehe…
PS: jika “kamu” sempat baca tulisan ini, satu hal yang perlu “kamu” tahu, sempat memiliki “kamu” sampai saat ini merupakan hal terindah yang pernah terjadi dalam hidup gw, tetapi kehilangan “kamu” sampai saat ini menjadi hal terbaik yang terjadi dalam hidup gw… oh ya satu lagi kalo “kamu” bilang gw sombong sekarang, tampaknya “kamu” belum benar-benar mengenal siapa gw ya… hehe. Keep thinking and go forward….
Mau alamat email baru????
Ayo buat email baru dengan format namakamu@osieardi.co.cc (whaha narsis banget ya gw.. bodo ah) kalo mau kirim email dengan format dibawah ini.
Nama : nama elu
Alamat email : alamat email lu yang aktif sekarang
Account email pilihan : nama email yang lu mau (contoh ossie[at]osieardi[dot]co[dot]cc) (untuk account email tergantung ketersediaan ya) udah cuma itu kok, dan langsung kirim ke osieardi[at]osieardi[dot]co[dot]cc
Cepetan tempat terbatas.... whahaha
print
Nama : nama elu
Alamat email : alamat email lu yang aktif sekarang
Account email pilihan : nama email yang lu mau (contoh ossie[at]osieardi[dot]co[dot]cc) (untuk account email tergantung ketersediaan ya) udah cuma itu kok, dan langsung kirim ke osieardi[at]osieardi[dot]co[dot]cc
Cepetan tempat terbatas.... whahaha
Subscribe to:
Posts (Atom)